Minggu, 15 Mei 2011

TEAM SEPAK BOLA DAN SUPPORTER KARANG JAYA

Desa/Kelurahan Karang mempunyai Generasi penerus dalam team sepak bola, oleh sebab itu Team tidak hanya satu tapi ada 2 (dua) team, yang pertama team A dan kedua Team B. sebenarnya ada Team C yang di dominasi para pemain dari anak-anak Desa/Kelurahan Karang Jaya yang berkisar berumur kurang lebih 7-12 Tahun. para pemain sepak bola kaki sebenarnya sangat bagus dan mempunyai skill dan fisik yang bagus ketika mengikuti tournamen di Desa-desa Lain dan juga pernah Ikut di Yonkav dan tournamen lainnya tapi yang menjadi kendalanyaadalah yang pertama Dana, ini sangat penting untuk menyemangatkan para pemain dan tema sepak bola lain sangat diutamakan juga, Kedua Pelatih, Pelatih juga sangat dibutuhkan guna skill dan fisik para pemain sudah bagus sudah barang tentu skillnya menjadi lebih bagus lagi. Ketiga Menager/Ketua, Ketua sangat penting untuk menjadi Koordintor dan mengarahkah yang lainnya, Keempat Kesekretariatan, Maksudnya ini dibuat semacam kesekretariatan contoh PERISKA, ini harus dibuat struktur Kepengurusan supaya untuk memcari Dana, untuk membayar Pelatih, jika perlu pemainnya harus dibayar, agar mereka bisa bersemangat apabila ada seleksi pemaian Bola gunanya Lemabaga/kesekretariatan bisa mengusulkan atau mendaftarkan pemainnya, begitu kalau mau maju dan ingin membangun Desa/kelurahan Karang Jaya selalu Jaya Seperti Sejarah Karang Jaya.
Team Sepak Bola Karang Jaya Grup B 
Tegak Kiri : Los, Wen, Sep, Doy, Des, Man Kolem, Margono, Komo
Jongkok Kanan : Erlis, Chex, Teruk, Bruno, Sapren, Erick.
Para Pemain Sangat perlu Pendukung yang sering disebut Supporter, Pendukung gunanya untuk memompa para pemain ketika di lapangan, kalau pendukung ada tentu sajay Desa Karang Jaya akan dikenal orang bahwa permainannya bagus dan pendukung yang Fanatik dan ketika akan bangga tersendiri dengan sebutan tersebut. Pendukung Sepak Bola ketika di lapangan YONKAV Karang endah itu didominasi oleh Laki-lakinya saja mana yang perempuannya. kalau kita kompak dan fanatik bisa jadi kita ditarik untuk menjadi supporter di Luar daerah dan kita menjadi terkenal juga. semoga Desa/Kelurahan Karang Jaya bisa. Bawalah atas nama Belide.
Supporter/Pendukung Sepak Bola Team Karang Jeya

Sabtu, 14 Mei 2011

TRADISI DI KARANG JAYA


Desa/Kelurahan Karang Jaya atau dulunya Dusun Tanah Tenggi Ari mempunyai banyak tradisi atau kebiasaan yang di lakukan masyarakat seperti Sedekah Bidusun atau sedekah Berseh dusun (Sedekah Adat), Acara ini dilaksankan setahun sekali dan biasa ada perayaan semacam Pesta diiringi pemotongan Kerbau, sebelum tahun lebih kurang tahun 1997 kebawah tradisi-tradisi seperti perayaan diiringi pemotongan kerbau akan tetapi sekarang tradisi itu tidak berjalan lagi karena sudah perubahan zaman, dan kurang kekompakan masyarakat Karang Jaya dan untuk pemberitahuan bahwa adanya acara sedekah adat (berseh dusun) diumumkan melalui membuat media Pentungan yang terbuat dari tembaga (kuningan) bentuknya seperti Gong tapi kecil, dan untuk orang yang bertugas memberitahukan informasi ialah yang ditunjuk oleh ketua Adat, dengan kalimat "Jago3x.......... ade Parentah deri Penggawo bahwa hari, tanggal, tahun sekian kita  nak ade Sedekah Bidusun".  Sedekah adat diiringi dengan memasak LEMANG dan JUEDAH (Dodol). syarat untuk berseh dusun untuk membuat Lemang dan Juediah tidak dilaksanakan secara bersamaan untuk masyarakat misalnya ketika tahun ini masyarakat dianjurkan untuk memasak salah satu dari Lemang dan Juediah yang di tetapkan oleh ketua adat (Panggawo). dan untuk Panggawo sendiri diharuskan untuk melakukan pembuatan Lemang dan Juediah.
- LEMANG.
Lemang adalah Suatu Makanan Khas Desa Karang Jaya yang terbuat dari beras ketan atau Pulut. dan untuk pembuatan Lemang ini berbeda ditempat lain kalau ditempat lain banyak memasaknya dengan menggunkan panci yang besar kalau Karang jaya menggunkan Kayu bakar seperti Pohon Karet yang kering, untuk daerah Belide khususnya bahan untuk memasak Lemang menggunkan Kayu-kayu.bahan yang perlu disiapin :
1. Bambu 
Bahan Bambu ini bukan yang muda dan bambu yang sudah tua akan tetapi yang ditengah umuran yang tua dan muda (sedang-sedang saja) dengan ukuran kurang lebih 1,5 meter setiap Bambu (Buloh) kemudian bambu tersebut dibersihkan, kalau tradisi orang dusun karang jaya Bambu tersebut dibersihkan di Sungai dengan dibantu peralatan lainnya.
2. Daun Pisang 
Gunanya untuk membukus pulut ketika pulut dimasukan kedalam Bambu.
3. Beras Ketan (Pulut).
4. Air kelapa yang sudah di parut (ayek Pati besa dusun Karang Jeya)
5. Kayu-kayu yang kering guna untuk memasak Lemang tersebut
6. Korek Api (Kosetan, Pamancek)
7. Ban, Minyak Tanah (minyak lampu).
LEMANG 
JUEDIAH (DODOL)
Setelah pembuatan Lemang dan Juediah masyarkat memberikan kepada Panggowo dengan jumlah satu Lemang satu orang, dan juediah satu daun (deun beru) tujuannya untuk meminta dido'akan supaya riski orang lancar.

Jumat, 13 Mei 2011

Sejarah Singkat Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur

Pada zaman itu menurut cerita tokoh Masyarakat Desa Karang Jaya sebut saja namanya H. M. Yusuf Bin H. Daroni, menurut dahulu nama Kelurahan Karang Jaya sebelum dinamakan Desa Karang Jaya  :
1. Dusun Tinggi Ari, nah ketika itu orang-orang PASEMAH ingin merebut tanah atau istilahnya mau menguasai daerah, ketika itu mereka bergegas untuk mengambilnya ketika diperjalanan menuju daerah Dusun Talang Tinggi Ari mereka tidak bisa melewati perjalanan untuk menuju ke daerah dusun tersebut tempatnya sekarang yang bernama Perangkap Rimau (Penulis Bertegak semua bulu kuduk saya) karena menurut sejarah mereka dihalangi oleh hewan yaitu ular ketika mereka ingin pergi ular tersebut melawan dalam artian ular tersebut tidak senang bahwa orang-orang tersebut ingin menguasai sebut saja urang BELIDE, nah ketika itu karena orang-orang tersebut ingin membunuh ular tersebut karena mereka menghalangi jalan mereka dan akhirnya mereka memukul sesuatu kepada ular dan ular tersebut tidak kena sasaran akhirnya orang-orang tersebut mengenai tanah ini bukan tanah seperti biasa tapi isinya tanah Karang itu asal kata Karang. ada yang mengatakan di dusun kita kani benyak tanah karang ( di dusun Karang Jaya ini banyak Tanah Karang) coba saja menggalinya pasti menemukan tanah Karang. ketika orang PASEMAH itu tidak dapat menaklukan Tanah BELIDE maka marga BELIDE merasa JAYA karena orang PASEMAH tidak bisa menaklukan dan menguasai tanah BELIDE, menurut cerita bisa kita lihat kalau daerah BELIDE tidak ada yang bisa di mengambilnya karena orang PASEMAH merasa takut.
2. Tambiak Puteh,
Tambiak puteh dusun kedua dari dusun Talang Tinggi Ari, Tambiak (Kuburan) Putih sekarang sudah menjadi Keramat dan bentuknya sebesar bola kaki, dan tempatnya juga di pertengahan rumput bambu berdekatan dengan sungai batang hari menurut cerita ketika keramat Tambiak Puteh ketika air Batang Pasang tidak sampai ke keramat tersebut.
3. Talang
Dusun Talang, dusun ketiga dari dusun Tambiak Puteh ( Kuburan Putih),
4. Dusun Karang Jaya.
Dusun Karang Jaya, dusun ke Empat dari dusun diatas tersebut dan sekarang menjadi Kelurahan Karang Jaya. dan Kelurahan Karang Jaya sendiri ada RT/01,02,03 dan RW/01,02,03,04,05. untuk RW 05 terletak di Perumahan atau Trans Bunut.
Letak Goegrafis
-Sebelah Barat Berbatasan dengan Kelurahan Gunung Ibul, Kelurahan Muara Dua, dan Kota Prabumulih
-Sebelah Timur Berbatasan dengan Lubuk Semantung, Lubuk Getam, Tanjung tige, Babat.
-Sebelah Selatan Berbatasan dengan Talang Jimar.
-Sebelah Utara Berbatasan Kelurahan Sindur, dan Desa Pangkul.
Mohon Maaf kalau ada kata-kata yang salah karena masih belajar, kalau ada saran dan kritik boleh di sampaikan. semoga bermanfaat bagi anda tentunya bagi penulis.
Di tulis oleh Damsik Yanto Belide, S.H, Alumnus Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Alex Candra yang sekarang lagi menyelesaikan Study di Institu Pertanian Bogor (IPB). Bogor Selasa 17 Mei 2011.